
Berbicara perihal tempat wisata di Bali tentunya tidak akan ada habisnya untuk dibahas, tapi di kesempatan kali ini akan membagikan sedikit informasi mengenai tempat wisata sejarah di bali. Bukan hanya Pantai Kuta dan tanah lot saja yang terkenal di Bali. Ada banyak pura atau tempat peribadatan umat Hindu dan Budha yang kini menjadi salah satu tempat wisata sejarah di Pulau Dewata.
Rekomendasi Tempat Wisata Sejarah di Bali
Ada 5 rekomendasi tempat wisata sejarah di Bali yang bisa kamu kunjungi bersama keluarga, yaitu:
1. Tirta Gangga

Kawasan wisata Tirta Gangga adalah salah satu destinasi tempat wisata di Karangasem yang sudah terkenal. Pada dasarnya kawasan wisata yang satu ini dibangun di tahun 1948 dan pembangunan kawasan ini sendiri diprakarsai oleh Raja Karangasem terakhir. Tujuan dari dibuatnya taman ini adalah sebagai tempat istirahat para keluarga kerajaan.
Keindahan dari taman air ini memang tidak bisa diabaikan begitu saja. Taman ini tidak hanya indah dari segi arsitektur, tapi juga indah dari segi pemandangan alamnya yang sangat menarik.
Di kawasan wisata yang satu ini memang terasa sejuk dan sangat tenang, sehingga cocok jika kamu sedang mencari suasana yang cukup tenang untuk berlibur. Keindahan dari taman air ini tidak hanya berada di lokasi taman air itu sendiri.
Namun, keindahan taman air ini juga bisa kamu saksikan di daerah yang mengelilingi taman air itu sendiri. Keindahan sawah-sawah yang menghijau dengan penataan teraseringnya juga membuat kawasan taman air Tirta Gangga ini menjadi lebih terkenal.
Untuk bisa berkunjung ke tempat wisata ini cukup mudah. Kamu hanya akan menempuh perjalanan sejauh 5 kilometer dari pusat kota Denpasar untuk menuju arah Karangasem.
2. Museum Bali

Museum yang dimulai dari sebuah gedung yang dibangun di tahun 1910 ini memang masih bertahan sampai dengan sekarang. Bisa dikatakan bahwa bangunan museum yang satu ini merupakan bangunan gedung tertua yang ada di kawasan Bali. Bangunan museum ini sendiri secara resmi didirikan lengkap pada tahun 1931.
Lokasinya yang berada di pusat kota Denpasar membuat bangunan tersebut cukup ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Sebagai salah satu museum unik yang ada di Indonesia, koleksi dari museum yang satu ini memang tergolong cukup menarik.
Museum yang satu ini banyak menyimpan koleksi etnografi yang sangat kental dengan budaya bali. Sebagai salah satu destinasi tempat wisata edukasi di Bali, lokasi dari museum ini memang sering dikunjungi oleh kalangan orang tua yang datang bersama anak-anaknya.
Bahkan, para pelajar yang mengadakan study tour ke Bali juga berkunjung ke Museum Bali. Secara resmi koleksi di museum ini berjumlah kurang lebih 10.506. Koleksi tersebut terdiri dari berbagai jenis dan fungsi yang berbeda-beda.
Sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Pulau Dewata, kawasan museum ini akan membuat kamu lebih mengenal mengenai perkembangan sejarah kebudayaan yang ada di kawasan Bali. Dengan sedikit banyak mengenal sejarah perihal pulau Bali, maka pengetahuan kamu mengenai Pulau Dewata akan terus bertambah.
3. The Soekarno Center

Tempat wisata yang berada di di Jl. Pejeng Kaja, Tampak Siring Nomor 751, Tampak Siring, Kabupaten Gianyar, ini mungkin belum terlalu banyak orang yang mengetahui. Tempat wisata yang satu ini lokasinya tidak terlalu jauh dari kawasan Istana Kepresidenan Tapak Siring.
Sesuai dengan namanya, memang lokasi ini didominasi oleh berbagai hal yang berhubungan dengan Presiden pertama Indonesia. Kamu bisa melihat banyak sekali barang-barang berupa foto atau barang lain yang sangat erat hubunganya dengan presiden Pertama Indonesia. Ruangan dari tempat ini sendiri banyak didominasi oleh warna keemasan.
Suasana yang didominasi warna keemasan dan merah ini memang membuat ada rasa kemegahan yang ingin menunjukan sedikit aura yang dimiliki oleh Bung Karno. Museum ini dibangun pada tahun 2008 atas prakarsa dari anak perempuan Bung Karno, yaitu Sukmawati.
Koleksi dari museum yang satu ini masih belum bisa dikatakan lengkap. Jumlah koleksi yang dipertunjukan di Museum ini masih dikategorikan terlalu sedikit untuk mewakili berbagai benda yang erat dengan kepribadian Bung Karno. Keunikan dari museum ini tidak hanya terletak pada koleksi, tapi juga terletak pada bentuk bangunan yang ada.
4. Pura Tanah Lot

Objek Wisata Pura kali ini menjadi tempat suci bagi penganut agama Hindu di Bali. Pura ini terletak di pantai dan tepatnya di atas sebuah batu karang. Setiap 210 hari sekali, terdapat upacara yang dilakukan di Pura ini. Apabila kamu ingin berkunjung, datanglah di sore hari untuk menikmati pemandangan sunset.
5. Desa Tenganan

Tenganan juga dikenal dengan nama Desa Bali Aga. Desa kali ini masih mengacu aturan masyarakat tradisional Bali. Rumah, adat atau peraturan adat desa masih kental di sini. Masuk ke desa ini tidak diharuskan membayar tiket alias gratis. Akan tetapi, kamu bisa menggantinya dengan sumbangan seikhlasnya.
Setelah berkunjung ke beberapa tempat wisata sejarah yang ada di Bali, kamu jangan lupa membeli buah tangan untuk keluarga maupun teman di rumah. Ada satu rekomendasi oleh-oleh makanan, yaitu Pie Susu Sisy. Pie Susu Sisy merupakan kudapan kue mungil yang mempunyai berbagai varian rasa dengan harga ramah di kantong. Bagi kamu yang sedang liburan di Bali bisa membeli Pie Susu Sisy di Jl. Bypass Ngurah Rai No.212, Tuban, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Kunjungi offline store dari Pie Susu Sisy sekarang juga agar merasakan kelezatan dari kudapan mungil tersebut!



